Langsung ke konten utama

ILoveUnmuh..



Kisah Klasik Selama Di Bangku Perkuliahan
Hai, Nama saya Citra Dwi Agustin teman-teman saya biasa panggil saya Citra atau Cicit di blog saya kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember, Ok, simak cerita saya berikut iniJ
Kira-kira tiga tahun lalu sebelum lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sebelum negara api menyerang hehe (apaan sihh), dulu tidak pernah tersempil kata kata “Maha” di status saya sebagai “Siswa”... sebenarnya saya kuliah karna keinginan kakak dia bilang lulusan SMK mau jadi apa ? jadi saya mikir lagi apa yang di katakan kakak saya ada benarnya sekarang cari kerja sulit dan teman teman sebelum lulus pun sudah membahas tentang kuliah. Dan sebelum menjalani dunia perkuliahan teman  teman saya bilang bahwa titik balik dari kehidupan remaja ada di bangku kuliah.
Dalam hati saya saat itu mengatakan bahwa masa MABA atau yang dikenal dengan Mahasiswa Baru sama dengan seperti di SMK dulu. Yaaa, intinya sama sama belajarlah.
Sebenarnya saya mau sharing atau berbagi pengalaman sedikit tentang bangku perkuliahan. Tapi saya bingung harus mulai cerita ini dari mana. Ternyata ini dia yang dinamakan titik balik dari gelar ”SISWA” menjadi “MAHASISWA”. Hal yang enggak pernah saya duga sebelumnya dimana hal yang di luar ekspektasi selama mengkhayal tentang kehidupan kampus dan menjadi mahasiswa.
Waktu itu emang miris jadi MABA, masih belum bisa adaptasi, tugas numpuk, mana temen mana sahabat masih belom tau, ngerti sama materi kuliah aja enggak , wkwkwwkk..
Dari awal kuliah sampek sekarang semester tua alias semester enam. Alhamdulillah, enggak ada nilai yang di bawah rata rata meskipun tugas kuliah menyita waktu buat kumpul sama temen, kurang tidur, kurang kencan (eehhh kalo yang itu gak usah dibahas,wkwkwk J tapi masih bisa bagi waktu antara hal yang penting dan gak penting.
Selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember saya dapat melihat cara mengajar waktu saya masih disekolah dulu dan di kampus, begitu juga dengan pengajarnya yang biasa nya saya panggil beliau dengan sebutan guru, tetapi sekarang saya harus memanggil dosen, jika dosen terlihat lebih santai dalam mengajar beda dengan memberikan tugas, meraka sama seperti dulu waktu saya masih sekolah tugas diberikan individu atau kelompok yang harus dikumpulkan tepat waktu. Pada semeseter awal saat Ujian Semester Akhir berlalu, nilai IPK pun telah keluar. Kalo enggak salah waktu semester awal dulu nilai IPK saya kurang memuaskan tetapi alhamdulillahnya enggak ada yang mengulang. Oleh karena itu, saya harus meyesuaikan dengan jurusanyang saya ambil, saya mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi karena melanjutkan kejurusan yang telah saya ambil sejak sekolah dulu. Dari masa masa kuliah ini saya tau titik balik dari seorang “SISWA” menjadi “MAHASISWA” itu sangat sulit, dimana kita harus rela begadang untuk mengerjakan tugas kuliah yang harus tepat waktu dan tugas yang hampir dateline.
Dari kampus juga lah saya harus mandiri, kesana sini sendiri, apapun harus sendiri. Dan saya harus belajar beradaptasi dengan orang asing karna di kampus sering memberikan tugas yang harus di kerjakan di luar kampus. Misalnya, seperti kita harus wawancara seseorang tentang karya nya, melakukan magang di kantor dan berkenalan dengan orang yang baru. Saya merasa tidak menyesal pilih kampus. Universitas Muhammadiyah jember menyambut saya dan teman teman dengan layak seperti rumah sendiri.
            Banyak hal yang dapat saya ambil selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember mulai dari hal hal yang awalnya saya tidak tau menjadi tau, dan juga ilmu yang saya dapat selama kuliah lebih banyak. Dari isi cerita ini saya berharap saya dapat menggunakan ilmu yang saya pelajari selama kuliah di Universitas Muhammdiyah Jember dapat bermanfaat baik untuk saat ini maupun untuk masa depan saya nanti dan semoga kampus saya tercinta Universitas Muhammadiyah Jember menjadi kampus yang terus di segani dan mengeluarkan sarjana sarjana muda yang berprestasi.
Demikian, Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan saya lalui dengan ikhlas, tanpa terasa saya sudah ada di semester enam sekarang ini, ini merupakan masa masa akhir kuliah yang harus saya nikmati di saat senang maupun susah, Tugas tugas yang semakin banyak, waktu kuliah yang semakin renggang daripada sebelumnya, dan tugas akhir yang akan menanti di semester berikutnya sungguh pengorbanan yang sangat besar untuk mendapatkan gelar sarjan.
Ada peribahasa yang mengatakan Lubuk akal tepian ilmu. percaya deh, semua itu bener ada nya heee J. Kita harus mempunyai ilmu yang cukup untuk menjadi orang yang di kenal oleh banyak kalangan dan untuk menjadi orang yang disegani tergakadang orang yang tidak memiliki pendidikan yang cukup akan di pandang sebelah mata. Jadi intinya, banyak hal yang bisa di petik atau diambil dari bangku kuliah dan kisah-kisah singkat yang ada di balik perjuangan kisah klasik di bangku kuliah. J

S E K I A N J
    

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akuntansi Keuangan Lanjutan II

Akuntansi Multinasional Transaksi Mata uang asing dan instrumen Keuangan A.     KURS MATA UANG ASING Sebelum tahun 1972, sebagian besar mata uang dinilai dari standar logam emas yang mempunyai nilai tetap secara internasional setiap onsnya. namun pada tahun 1972 sebagian besar negara menandatangani suatu perjanjian yang memperbolehkan nilai mata uang mereka"mengambang ( float)" berdasarkan permintaan dan penawaran terhadap mata uang tersebut. Kurs mata uang asing ( foreign currency exchange rate) ditentukan setiap hari oleh pedagang mata uang asing yang bertindak sebagai agen untuk individu atau negara yang memperdagangkan mata uang asing.Beberapa negara seperti Cina menetapkan kurs tetap resmi dan kurs tetap untuk dividen yang dikirimkan ke luar negeri.Kurs resmi ini dapat berubah sewaktu-waktu dan perusahaan yang beroperasi diluar negeri perlu berkomunikasi dengan pemerintah negara tersebut untuk memastikan bahwa perusahaannya telah memenuhi setiap ketentuan p...

Akuntansi Keuangan Lanjutan II Materi 4

PELAPORAN BAPEPAM-LK 1.       PENDAHULUAN Sejak diresmikannya pasar modal Indonesia pada tahun 1977, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan atau biasa disebut sebagai Bapepam-LK memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses pencarian dana perusahaan melalui investor. Bab ini akan menjelaskan gambaran tentang Bapepam-LK, aturan serta keputusannya yang harus diikuti oleh perusahaan yang dimiliki oleh publik. 2.       SEJARAH PERATURAN SURAT BERHARGA Kebutuhan akan aturan mengenai penerbitan surat berharga kepada masyarakat telah dilakukan sejak lama. Pada abad ke-19, Pemerintah Belanda yang menjajah Indonesia, membangun industri agrobisnis untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Pemerintah Indonesia lalu mendirikan Badan Pelaksana Pasar Modal pada tahun 1976, kemudian pada tahun 1977 Pasar Modal Indonesia kembali aktif ditandai dengan pelaksanaan penawaran saham semen Cibinong kepada publik. Akan tetapi selama peri...